Kesehatan

Hati-Hati, Ruangan Favoritmu Di Rumah Bisa Jadi Menyimpan Bakteri

Jika Anda lebih suka tinggal di rumah untuk menghindari penyakit, coba lagi. Ada tempat-tempat tertentu di rumah yang sebenarnya cenderung menyimpan lebih banyak bakteri daripada yang Anda kira.

Bakteri yang paling melimpah adalah Salmonella, Staphylococcus aureus dan E. coli. Perkembangan bakteri sangat cepat, jumlah beberapa bakteri dapat meningkat setiap 20 menit. Itu tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis dan kondisi ruangan, kelembaban, kebiasaan pemilik dan frekuensi ruangan dibersihkan.

Kamar dan benda Kebanyakan bakteri
Spasi atau benda yang Anda anggap bersih bisa menjadi sarang bakteri. Di mana kamar atau benda yang perlu perhatian lebih?

dapur
Tempat Anda untuk mengolah makanan setiap hari, termasuk kebanyakan bakteri. Studi ini menemukan bahwa spons yang dia gunakan setiap hari untuk mencuci piring dan peralatan memasak mengandung lebih banyak salmonella dan E. coli daripada toilet yang disiram.

Di antara benda-benda yang menyimpan sebagian besar bakteri di dapur adalah pot, meja dapur, tempat cuci piring, pembuat kopi dan talenan. Lemari es juga bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri, terutama di area di mana toko kelontong tidak mencuci atau memasak. Untuk alasan ini, penting bahwa dapur bersih dan bersih.

kamar mandi
Tempat dimana anggota keluarga membersihkan juga merupakan tempat yang dapat diisi dengan bakteri jika mereka tidak cukup bersih. Air keran panas bahkan menjadikan kamar mandi tempat yang ideal untuk bakteri, terutama di kamar mandi, air keran, lingkungan toilet, handuk mandi dan saluran air. Kondisi mandi lembab dan sangat cocok untuk penanaman bakteri dan jamur.

Tidak hanya itu, ketika menyiram toilet, percikan yang mengandung bakteri dan virus dari sisa air yang terkontaminasi dapat terjadi. Bakteri ini dapat bertahan setidaknya 2 jam sebelum mendarat di permukaan tertentu, termasuk permukaan barang di kamar mandi, seperti sikat gigi.

laundry
Jika memungkinkan, hindari pengeringan cucian yang sudah dicuci, ya. Pakaian basah di mesin cuci basah bisa menjadi sarang bakteri.

Kamar dan kamar keluarga
Karpet-karpet di ruangan itu dapat berisi debu dan kotoran hingga delapan kali lebih banyak daripada debu di luar rumah. Ini juga digunakan dengan objek yang dapat dipertukarkan, seperti keyboard komputer dan TV jarak jauh. Benda-benda ini mungkin lokasi beberapa jenis bakteri, seperti E. coli dan Staphylococcus. Ini bisa terjadi jika pengguna tidak mencuci tangan setelah buang air besar, bersin atau di depan komputer.

Selain itu, riasan wajah seperti sikat bulu mata, spons dan sikat bedak dapat menyimpan banyak bakteri, terutama jika Anda juga membawanya keluar rumah. Ini adalah salah satu penyebab infeksi pada kulit dan mata.

Ruang untuk hewan peliharaan untuk dimakan
Area makan hewan peliharaan bisa penuh dengan bakteri jika tidak dibersihkan secara teratur. Terutama ketika hewan peliharaan berkeliaran di sekitar rumah, mereka dapat membawa staphylococci, jamur dan debu bersama mereka. Jangan lupa untuk memperhatikan kebersihan kandang.

Selain lokasi-lokasi ini, juga layak mencari beberapa barang, seperti gagang pintu, keran dan sakelar, karena banyak digunakan. Seseorang bisa menyentuhnya setelah dia pulang dari ballroom, kamar mandi atau baru saja selesai memotong ikan mentah. Tidak mengherankan jika banyak bakteri bergabung jika tidak dibersihkan secara teratur.

Tidak semua bakteri berbahaya. Beberapa jenis bakteri bahkan bermanfaat bagi tubuh. Namun, ini tidak berarti bahwa ruangan dan barang-barang di rumah tidak perlu dibersihkan.

Tips membersihkan sarang bakteri di rumah
Untuk membersihkan ruangan dan benda-benda tempat bakteri dapat bersarang, diperlukan persiapan khusus. Termasuk sabun dan air panas, pemutih, cairan pembersih dan tisu pembersih.

Berikut adalah beberapa tips untuk membersihkan kamar di rumah agar tetap sehat:

dapur

Untuk membuat pembersih untuk membersihkan dapur, tambahkan 1 sendok teh kaporit dalam 1 liter. Lalu bersihkan seluruh permukaan dapur dengan deterjen.
Panaskan spons basah di microwave selama 1 menit untuk membunuh bakteri. Anda juga bisa merendam spons dalam air hangat dengan satu sendok teh konsentrat klorin.
Gunakan desinfektan untuk membersihkan permukaan meja dapur, kulkas, dan faucet.
Ganti piring beberapa kali seminggu.
Jangan lupa mencuci tangan sebelum dan sesudah diproses.
Kamar mandi dan binatu

Jika Anda mandi di rumah, bersihkan bak mandi dengan cairan pemutih atau pembersih lalu keringkan dengan handuk. Jangan lupa juga membersihkan pipa untuk mencegah perkembangan bakteri.
Bersihkan permukaan barang-barang kamar mandi setiap hari dan bersihkan secara menyeluruh setidaknya sekali seminggu.
Ganti sikat gigi setidaknya selama 3 bulan. Kemudian, ganti handuk seminggu sekali.
Bersihkan bagian dalam mesin cuci secara teratur dengan disinfektan.
Kamar dan kamar keluarga

Bersihkan remote control dengan alkohol atau pemutih untuk menghilangkan bakteri.
Kami merekomendasikan menjaga riasan dalam kasus yang bersih dan kering. Jangan lupa membersihkan secara teratur dengan semprotan atau sabun dan air untuk membersihkan bakteri.
Setiap enam bulan, jangan ragu membuang dan mengganti kosmetik yang dibuang, ya.
Cuci mainan di ruang tamu setidaknya sebulan sekali dengan air sabun hangat.
Bersihkan pegangan pintu, ketuk dan ganti dengan desinfektan setidaknya sekali seminggu.
belaian

Untuk mengurangi bakteri yang masuk ke rumah, Anda bisa membersihkan tanaman hewan peliharaan saat Anda keluar rumah.
Cuci area makan hewan dengan air sabun hangat dan rendam dalam pemutih seminggu sekali.
Selain itu, mencuci tangan secara teratur adalah cara paling efektif untuk mencegah bakteri memasuki tubuh Anda. Cuci tangan Anda setidaknya selama 20 detik untuk memastikan kuman telah hilang. Jika tidak ada sabun dan air di jalan, selalu gunakan pembersih tangan (hand sanitizer).

Karena itu, jangan malas lagi membersihkan rumah agar tidak menjadi sarang bakteri.

Related Posts